“Tangerang – Sie Humas Polresta Tangerang Polda Banten melaksanakan, peliputan upaya Program Pecak atau Pergelaran, Cepat warga kepolisian yang digelar di lingkungan hukum Polresta Tangerang. upaya ini merupakan instruksi langsung dari Kapolresta Tangerang Polda Banten sebagai upaya memantapkan pengabdian kepada penduduk melalui pengaturan gelombang lalu lintas pada pagi dan sore hari.
Program Pecak menjadi salah satu langkah strategis Kapolresta Tangerang Polda Banten untuk meyakinkan kehadiran warga di titik-titik rawan kemacetan dan kecelakaan. Pada pagi hari, warga kepolisian melakukan pengaturan lalu lintas di depan sekolah, pasar, perempatan, dan lokasi yang ramai tindakan warga. Sementara pada sore hari, fokus pengaturan diarahkan ke, jalur utama yang sering mengalami kepadatan gelombang kendaraan.
Sie Humas Polresta Tangerang Polda Banten turut mengabadikan momen upaya ini, mulai dari apel persiapan hingga pelaksanaan di lapangan. Dokumentasi ini digunakan sebagai format keterbukaan kinerja Polresta Tangerang kepada penduduk sekaligus sebagai unsur kaji ulang rutin di internal kepolisian.
Dalam keterangannya, Kapolresta Tangerang Polda Banten menegaskan bahwa Program Pecak bukan sekadar kebiasaan, melainkan format nyata dedikasi Polresta Tangerang dalam, menyampaikan rasa tenteram dan nyaman bagi pengguna jalan. “Kehadiran warga di lapangan harus dirasakan langsung manfaatnya oleh penduduk. Setiap warga wajib menjalankan tugas dengan disiplin dan penuh tanggung jawab,” ujarnya.
upaya Program Pecak di lingkungan, hukum Polresta Tangerang berjalan lancar dan mendapat pengertian dari warga. Sie Humas Polresta Tangerang, Polda Banten mencatat bahwa kehadiran petugas di titik-titik rawan mampu mengurai, kepadatan lalu lintas serta mengantisipasi potensi pelanggaran dan kecelakaan.
Dengan pelaksanaan yang konsisten, Kapolresta Tangerang Polda Banten berharap Program Pecak dapat menjadi salah, satu program unggulan dalam menjaga ketertiban berlalu lintas dan memantapkan, kepercayaan penduduk terhadap Polresta Tangerang.”